RSS Feed

Sabtu, 09 April 2011

Masih Perlukah Ujian Nasional ???

UN atau ujian nasional merupakan salah satu program pendidikan yang harus ditempuh bagi para siswa-siswi yang ada di SD, SLTP,maupun SLTA, karena di UN lah merupakan titik penentuan masa depan jenjang pendidikan selanjutnya apakah lulus atau tidak demi untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.
Namun jika melihat fenomena yang ada, setiap tahun nilai tingkat kelulusan dinaikan dengan harapan dapat dicapai dengan semaksimal mungkin, tapi kenyataannya justru terbalik angka kelulusan siswa semakin buruk, semakin banyak sisaw-siswi yang tidak lulus, dampaknya banyak histeris karena tidak lulus, ada rasa menyesal, malu atau apalah pokoknya sejuta rasa yang ada. Bagi mereka yang lulus rasa riang gembira yang ada, tapi bagi mereka yang tidak lulus yang ada diselimuti rasa sedih.
Tapi yang herannya mengapa justru banyak siswa-siswi yang tidak lulus kebanyakan dari mereka adalah siswa-siswi yang berprestasi, sedangkan yang tingkat prestasinya tergolong biasa justru banyak yang lulus, ada apa dengan mereka yang berprestasi hingga tidak lulus, adakah kecurangan atau mungkin terlalu besarnya rasa percaya diri yang merasa pintar sehingga menganggap sepele semua itu.

Membangun Kerja Sama Tim Yang Baik ??

Seberapa baik kerja tim anda?
Di kebanyakkan situasi tim, tim perlu untuk bekerja bersama-sama di tahap tertentu, dan ada kalanya bekerja secara terpisah sebagai individu yang mengerjakan tugas dan peran yang berbeda-beda di tahap yang lain. Bagian ini berisi sumber-sumber yang dapat menolong anda mengembangkan kerja tim di kelompok anda.
  • Kerja tim yang yang menggunakan keterampilan serta bakat berbeda yang dimiliki dalam kelompok (perbedaan yang terbuka)
  • Pendelegasian tugas secara efektif untuk memberi wewenang kepada anggota tim.
  • Memproses tim- memahami bagaimana sebuah tim akan berjalan melalui tahap-tahap perkembangan yang berbeda.
  • Mempertahankan kerja tim yang bagus- petunjuk mengatasi konflik.
  • Peran dalam tim- memahami bagaimana pribadi-pribadi yang berbeda bertingkah laku dalam tim.
  • Pelajaran dari seekor angsa- pelajaran luar biasa tentang kerja tim dari alam.

9 Tempat Wisata Murah Nan Romantis

Luangkan waktu anda untuk membaca referensi tips wisata murah ini,lalu ambil kesimpulan tempat mana yang mudah terjangkau untuk membuang stres ditempat yang paling romantis di Indonesia ini.Mengunjungi obyek wisata murah tersebut kita tidak perlu merogoh kocek terlalu banyak,karena seperti tempat umumnya wisata alam di Indonesia, satu keluarga kita hanya membayar retribusi tidak lebih dari Rp 50,000, murahkan..? Mari kita mulai.

1. Bunaken, Manado, Sulawesi Utara
"Taman Laut Bunaken yang eksotis kawan".kata anci larichi penyanyi nona manis yang rekan Tips Wisata Murah itu. Disinilah Taman laut yang memiliki biodiversitas kelautan tertinggi di dunia. Lokasi resor sangat strategis dengan pemandangan alam Bunaken yang indah. ditempat ini anda bisa melakukan snorkling untuk ber-eklsporasi keindahan bawah laut Bunaken.

Efektifkah Home Scholling ???

Lebih konsentrasi dan penyerapan mata pelajaran bisa maksimal. Itulah beberapa alasan orangtua memilih home schooling untuk pendidikan buah hatinya. Benarkah alasan tersebut? Tidak semua orangtua sepakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di sekolah umum. Banyak alasan, salah satunya adalah kurang bermutunya pendidikan di sekolah-sekolah umum, sehingga terlalu banyak murid yang ditangani guru dalam satu ruang kelas.

Ujungnya, penyerapan pelajaran pun tak maksimal. Pendapat itu memang tidak berlebihan, karena memang di sekolah umum, satu orang guru bisa mengajar 20 bahkan sampai 30 anak dalam satu ruang kelas. Sedangkan diyakini, bahwa kemampuan masing-masing anak dalam menangkap mata pelajaran yang diberikan berbeda-beda. Home schooling-pun lantas dilirik sebagai alternatifnya.

Jumat, 08 April 2011

Selamatkan Moral Bangsa

Banyak anak muda sekarang, meniru budaya orang lain. Padahal belum tentu budaya tersebut cocok dengan karakter bangsa kita. Banya anak sekarang yang memiliki moral kurang baik. Moral adalah manusia yang memiliki sifat positif, sedangkan kebalikannya adalah amoral. Kita lihat anak sekarang berani membantah orang tua, berkata kasar kepada teman atau orang tua, berperilaku kasar, anak muda sekarang banyak yang melakukan freesex. Dan banyak anak muda sekarang tidak bias menyaring budaya orang lain / bangsa lain. Maka dapat diketahui bahwa salah satu faktor rusakanya moral bangsa adalah pengaruh dari budaya orang lain yang tidak bias kita saring, padahal belum tentu budaya tersebut cocok dengan krakter bangsa kita.
Pengaruh budaya lain sangat baik untuk bangsa kita namun pengaruh tersebut harus kita saring yang mana yang baik dan buruk. Lalu apakah mereka tidak bisa menyaring pengaruh budaya tersebut? Ya, bagi mereka yang terpenting itu baik menurut mereka, padahal sebenarnya itu buruk bagi mereka. Mereka telah membuang jauh-jauh pendidikan islam dan memilih suatu hal yang baik menurut mereka. Menurut mereka itu baik padahal itu tidak baik. Bagaimana mereka bisa berpendapat bahwa hal tersebut baik? Karena kurangnya pendidikan islam, orang tua sangat berpengaruh dalam hal ini, selain orang tua hal lain yang berpengaruh adalah dari pergaulan. Pergaulan yang baik, maka kita menjadi baik. Pergaulan buruk maka kita akan menjadi buruk

Jumat, 18 Maret 2011

Lima Kelemahan Guru Dalam Mengajar

Tulisan ini bukan merupakan kesimpulan atas kinerja guru secara umum, tetapi hanyalah merupakan temuan penulis selama melaksanakan supervisi kunjungan kelas pada beberapa sekolah yang menjadi binaan penulis ditambah dengan pengamatan penulis pada saat mengikuti kegiatan lesson study MGMP Bahasa Inggris beberapa waktu yang lalu. Sengaja diberi judul demikian karena yang akan dipaparkan adalah kelemahan-kelemahan yang nyata ditemukan penulis. Hal ini dimaksudkan agar bisa menjadi input bagi para guru untuk memperbaiki kegiatan pembelajarannya.

Jumat, 11 Maret 2011

Apa sih Disiplin Itu?

Apa sebenarnya pengertian atau definisi disiplin itu ??
Banyak definisi tentang disiplin. Pada hakekatnya disiplin adalah ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum, undang-undang, peraturan,ketentuan dan norma-norma yang berlaku dengan disertai kesadaran dan keikhlasan hati bahwa memang demikianlah seharusnya. Disini kalimat kesadaran dan keikhlasan amat sangat ditekankan. Hal ini penting agar kepatuhan dan ketaatan itu dilakukan bukan karena keterpaksaan. Ketaatan dan kepatuhan karena terpaksa akan menjadikan manusia hanya taat dan patuh ketika ada pengawasan. Begitu tidak ada yang mengawasi maka disiplinnya luntur dan lama-lama hilang.

Ciri-ciri Pemimpin Yang Baik

Kejayaan sesebuah organisasi bergantung ke atas prestasi kolektif pentadbirnya, iaitu orang yang mengarah kerja dan memimpin kakitangan keseluruhannya. Pemimpin (atau Ketua Jabatan) secara bersendirian mesti mendapatkan kerjasama secara sukarela daripada rakan sejawatnya kerana proses kepimpinan memang melibatkan dua orang atau lebih. Seorang daripadanya cuba membimbing dan mendorong yang lain dalam usaha mencapai matlamat sistem. Dalam proses perhubungan Ketua Jabatan dan kakitangan, terdapat banyak aspek yang perlu diberi perhatian.

Kamis, 03 Maret 2011

10 Tempat Wisata Kebanggaan Indonesia

10.Pulau Komodo
4cf23a7389 Pulau Komodo terletak di Nusa Tenggara Barat,yaitu bagian timur Indonesia. Binatang yang tercatat sebagai reptile terbesar, bernama Komodo, berada di pulau ini gan.Tempat ini merupakan lokasi wisata yang bagus bagi wisatawan yang ingin merasakan petualangan alam dengan melihat Komodo.
Komodo ini biasa disebut wisatawan asing sebagai The Real Life Dragons.Bentuk permukaan pulau Komodo juga unik, ada padang gurun, rumput, maupun perbukitan.Sekitar 1200 spesies komodo hidup di pulau ini.

Rabu, 02 Maret 2011

10 pribadi yang disukai

1. Ketulusan

Menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai, karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.